Konstruksi Model Bimbingan Konseling bagi Remaja dalam Menghadapi Narkolema

Main Article Content

Yeremia Supriadi
Iwan Setiawan

Abstract

Abstract


Adolescents are a national asset that must be nurtured, guided, and provided with a broad and appropriate educational space. This requires the role of all individuals, parents, teachers, religious leaders, and youth observers. However, in reality, the nation's next generation is currently facing various major challenges, and one of the major problems being faced is narcolepsy. In the brains of adolescents addicted to pornography, it turns out that the impact experienced on the brain, specifically the prefrontal cortex (PFC), is the same as the impact caused by drug addiction. Adolescents who experience pornography addiction are referred to as "Narkolema" (Narcotics Through the Eyes). The purpose of this study is to formulate a counseling guidance model relevant to the needs of adolescents regarding the dangers of narcolepsy. The method used by the author is a systematic literature review, which is used to identify, examine, evaluate, and interpret all available research on the topic of the phenomenon of interest. The results of the study found that counseling guidance can be provided to adolescents who have and have not been affected by narcolepsy, so that they can be instilled with spiritual values ​​and God's truth to survive the challenges of narcolema. Counseling guidance models that can be applied to adolescents include Biblical Counseling Guidance, Heart to Heart Therapy, and Guided to be Guide Theory.


Abstrak


Remaja merupakan salah satu aset negara yang harus dibina, dibimbing serta diberikan ruang pendidikan yang luas dan benar, hal ini diperlukan peranan seluruh individu, orang tua, guru, pemuka agama, dan pemerhati remaja. Namun pada kenyataannya saat ini generasi penerus bangsa sedang menghadapi berbagai macam tantangan besar, dan salah satu masalah besar yang sedang dihadapi adalah narkolema.  Pada bagian otak remaja yang mengalami kecanduan pornografi, ternyata dampak yang dialami pada otak secara khusus pada bagian prefrontal cortex atau PFC sama dengan dampak yang disebabkan oleh kecanduan narkotika. Remaja yang mengalami kecanduan pornografi disebut dengan istilah “Narkolema” (Narkotika Lewat mata). Tujuan penelitian ini adalah untuk merumuskan model bimbingan konseling yang relevan bagi kebutuhan remaja terhadap bahaaya narkolema. Metode yang penulis gunakan adalah systematic literature review yaitu digunakan   untuk   mengidentifikasi, mengkaji, mengevaluasi, dan menafsirkan semua penelitian yang tersedia dengan bidang topik fenomena yang menarik. Hasil penelitian yang ditemukan adalah bahwa bimbingan konseling dapat diberikan kepada remaja yang telah dan yang belum terdampak narkolema, supaya dapat ditanamkan nilai-nilai rohani dan kebenaran Allah untuk bertahan dalam menghadapi tantangan Narkolema. Model Bimbingan Konseling yang dapat diterapkan kepada remaja, antara lain; Biblical Counseling Guidance, Haeart to Heart Teraphy, dan Guieded to be Guide Theory.

Article Details

Section
Articles

References

Adam Clarke. The Holy Bible, Containing the Old and New Testaments with a Commentary and Critical Notes. New York: Methodist Episcopal Church, 1810.

Ahmad, Amar, and Nurhidaya Nurhidaya. “Media Sosial Dan Tantangan Masa Depan Generasi Milenial.” Avant Garde 8, no. 2 (2020): 134–48.

Barsukov, Vitalii N. “From the Demographic Dividend to Population Ageing: World Trends in the System-Wide Transition.” Economic and Social Changes: Facts, Trends, Forecast 12, no. 4 (2019): 167–82.

Christianto, Hwian. “PORNOGRAFI: Larangan, Batasan Dan Perkembangannya.” Ruas Media, 2017.

Faridah, Faridah, R Firdaus Wahyudi, Asriadi Asriadi, and Rahma Melati Amir. “Penyuluhan Bahaya Narkolema Pada Remaja MAS Muhammadiyah Songing.” INKAMKU: Journal of Community Service 2, no. 1 (2023): 24–29.

Gerhard, Kittei (Hrsg.) (Hrsg.) Geoffrey William, Bromiley, and (Hrsg.) Gerhard, Friedrich. “Theological Dictionary of the New Testament.” MI: Pc Study Bible Formatted Electronic Database, 2023.

Gladding, Samuel T, Lilian Yuwono, Winarno, and Yuliana Susanti. Konseling: Profesi Yang Menyeluruh. Indeks, 2012.

Heidegger, Martin. “Poetry, Language, Thought,” 1971.

Imawati, Diana, and Meyritha Trifina Sari. “Studi Kasus Kecanduan Pornografi Pada Remaja.” Motiva: Jurnal Psikologi 1, no. 2 (2019): 56–62.

Indonesia, Tim Redaksi Kamus Besar Bahasa. “Kamus Besar Bahasa Indonesia,” 2018.

Kastleman Mark B. The Drud of The New Milenium. Jakarta: Yayasan Kita dan Buah Hati, 2015.

Koentjaraningrat. Metode-Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia, 1985.

Kuhl, Renate. “Etika Seksual.” Malang: Departemen Literatur Yayasan Persekutuan Pekabaran Ijili Indonesia, Nd, 1999.

Laka, Laurensius, Rafik Darmansyah, Loso Judijanto, Justin Foera-era Lase, Farid Haluti, Febti Kuswanti, and Kalip Kalip. Pendidikan Karakter Gen Z Di Era Digital. PT. Sonpedia Publishing Indonesia, 2024.

LASE, F. “EDUKASI LAYANAN Bimbingan Dan Konseling Kelasikal Untuk Mengentaskan Bahaya Narkolema Di Era Revolusi Industri 4.0 Society 5.0 Abad 21.” CONSEILS: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM Учредители: Institut Pesantren Sunan Drajat 4, no. 2 (2024): 41–64.

Lase, Famahato. “Edukasi Layanan Bimbingan Dan Konseling Kelasikal Untuk Mencegah Bahaya Narkolema Era Revolusi Industri 4.0 Society 5.0 Abad 21: Penelitian.” Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan 3, no. 4 (2025): 860–74.

Mitchell, Marianne H, and Robert L Gibson. “Bimbingan Dan Konseling.” Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2011.

Mudhokhi, Faiz. “Optimalisasi Layanan Bk Di Sekolah Dalam Pelaksanaan Cybercounseling Sebagai Upaya Mereduksi Narkolema Pada Pelajar.” Jurnal Bimbingan Konseling Dan Psikologi 2, no. 1 (2022): 31–44.

Napel, Henk Ten. Kamus Teologi Inggris-Indonesia. BPK Gunung Mulia, 1996.

Nazir, Moh. “MetodePenelitian.” Jakarta: Ghalia Indonesia 622 (1988).

Pradja, Dhea Ayunanda Astrieta, Febi Ratnasari, Hasta Sulistyaningrum, and Dewi Nawang Sari. “Pengaruh Paparan Pornografi Terhadap Perilaku Seksual Berisiko Remaja Di Indonesia Kajian: Literature Review.” Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan 15, no. 2 (2025): 117–28.

Prawitasari, Intan. “Faktor-Faktor Narkolema (Kecanduan Pornografi) Dan Implikasinya Pada Remaja.” Jurnal Guru Indonesia 2, no. 1 (2022): 1–10.

Purwaningsih, Wahyu. “Faktor-Faktor Determinasi Narkolema Pada Remaja.” Intan Husada: Jurnal Ilmiah Keperawatan 8, no. 1 (2020): 36–47.

Rusli, Tiffany Shahnaz, Rosmalina Kemala, and Ranti Nazmi. Pendidikan Karakter Gen-Z: Tips Dan Trik Mendidik Karakter Gen-Z Bagi Pendidik. PT. Sonpedia Publishing Indonesia, 2024.

Sahetapy, J E. “Pisau Analisis Kriminologi.” Citra Aditya Bakti, 2005.

Salim, Peter, and Yenny Salim. “Kamus Bahasa Indonesia Kontemporer.” (No Title), 1991.

Saputri, Gusti Ayu Rai, Rivaldo Hadovan Putra, Vera Desita Amelia, Yesi Afrida Aini, and Yoga Fajar Darmawan. “Penyuluhan Bahaya Narkolema Pada Remaja Sma Negeri 1 Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus Lampung.” Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) 8, no. 1 (2025).

Singgih, D Gunarsa, and Yulia Singgih D Gunarsa. “Psikologi Remaja.” Yogyakarta: Kreasi Wacana, 2015.

Stamps Donald, C. “Alkitab Penuntun Hidup Berkelimpahan.” Gandum Mas, 2008.

Stuart, Gail W. “Buku Saku Keperawatan Jiwa.” Egc, 2019.

Subandowo, M. “Peradaban Dan Produktivitas Dalam Perspektif Bonus Demografi Serta Generasi Y Dan Z.” Sosiohumanika 10, no. 2 (2017): 191–208.

Sudarmanto, Gunaryo, Dina Elisabeth Latumahina, Fredi Purwanto, Iwan Setiawan, and Chresty Thessy Tupamahu. “The Demographic Bonus Era in Indonesia: Church¶ s Leaders Response According to Jesus¶ Leadership.” In The 1st Virtual Conference on Social Science in Law, Political Issue and Economic Development (VCOSPILED), 355, 2021.

Susabda, Y. “Pastoral Konseling: Pendekatan Konseling Pastoral Berdasarkan Integrasi Teologi Dan Psikologi.” BPK Gunung Mulia, 2016.

Susanto, Hasan. “Perjanjian Baru Interlinear Yunani-Indonesia Dan Konkordansi Perjanjian Baru (PBIK) Jilid I-II.” Malang: Lembaga Alkitab Indonesia, 2014.

Yunita, Fresthy Astrika, and Agus Eka Nurma Yuneta. “The Health Education of Narkolema for Adolescents In Wonorejo Karanganyar.” Placentum: Jurnal Ilmiah Kesehatan Dan Aplikasinya 9, no. 2 (n.d.): 47–54.

Yusup, Ainiyah Hidayanti, Asma Azizah, Endang Sri Rejeki, Meliza Silviani, Ending Mujahidin, and Rudi Hartono. “Literature Review: Peran Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality Dalam Media Sosial.” Jurnal Pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, Dan Inovasi 3, no. 5 (2023).